WITH CROSS, THIS IS TIME TO CROSS OVER AND TAKE OVER
1 Kor 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
Hari-hari ini topic tentang salib sudah sangat langka terdengar bagi kita. Kita hanya sering mendengarnya hanya setahun sekali ketika paskah. Kebanyakan topic di sekitar kita adalah bagaimana menjadi kaya, sehat dan terkenal. Selain itu kita sering mendengar hanya di seputaran pengampunan dan pemenuhan kebutuhan kita.
Tapi saat ini saya tegaskan, bahwa pemberitaan salib memang bagi beberapa orang atau kelompok adalah kebodohan. Bagi yang akan binasa, salib adalah sesuatu yang dihindari. Namun bagi kita salib adalah sesuatu yang harus kita ambil dan pikul untuk kita menyeberang dan mengambil alih.
Pengertian Salib
stauros
stow-ros'
From the base of G2476; a stake or post (as set upright), that is, (specifically) a pole or cross (as an instrument of capital punishment); figuratively exposure to death, that is, self denial; by implication the atonement of Christ: - cross.
Secara hurufiah adalah kayu palang atau tonggak kayu, makna rohani terdalamnya adalah paparan kematian, penyangkalan diri, pengampunan dan pertobatan.
Salib selalu berbicara tentang kematian, lebih tepatnya kematian daging. Ketika Kristus meletakkan segala kepemilikan dan mengambil tempat terhina, bagaimana Ia dilukai dan ditinggalkan. Dia dibunuh dan disetarakan dengan penjahat. Dia mengalami sesuatu yang tidak seharusnya Ia terima. (Yesaya 53:1-12)
Salib berbicara bagaimana dosa kita diampuni seberapapun parah dan banyaknya kejahatan kita. Salib berbicara pertobatan dari semua perbuatan sia-sia, kita berbalik kepada Tuhan yang menciptakan kita.
Untuk Apa Kristus Lakukan itu ?
1. MENYEBERANG (CROSS OVER)---1 Petrus 2:1-10
Dengan apa yang Kristus lakukan kita mengalami :
- Menyeberang dari zona dosa kepada zona kebenaran
- Menyeberang dari orang fasik kepada orang benar
- Menyeberang dari Perbudakan kepada Kemerdekaaan
- Menyeberang dari kegelapan kepada terang
- Menyeberang dari kematian kepada kehidupan
- Menyeberang dari kehidupan lama kepada kehidupan baru
- Menyeberang dari musuh Allah menjadi umatNya
- Menyeberang dari aib kepada kemuliaan
2. MENGAMBIL ALIH (TAKE OVER)---Mazmur 24:1-10
Kematian Kristus bukan hanya membuat kita menyeberang atau terjadi perpindahan namun kita juga mulai diposisikan untuk take over (mengambil alih). Alkitab menegaskan bahwa bumi adalah milik Tuhan. Secara otomatis Tuhan ingin mempercayakan bumi ini buat anak-anakNya. Tuhan ingin orang benar yang memerintah di negeri ini. Tuhan rindu anakNya diposisikan menjadi wakil Allah di bumi ini.
Cepat atau lambat, Saudara percaya atau tidak, namun yang pasti Tuhan terus sedang bergerak untuk mencari orang yang dapat Dia pakai untuk mengambil alih segala aspek di bumi ini. Ingat bumi adalah milik Tuhan, Ia hanya sedang mempercayakan kepada orang-orang tertentu untuk mengelolanya di berbagai tempat yang berbeda.
Walaupun sekarang kita melihat semua itu dikelola atau dikuasai oleh orang fasik atau orang yang tidak percaya, namun ketahuilah Tuhan sedang menunggu Saudara ! Contoh paling nyata adalah Bangsa Israel. Ketika Tuhan membawa orang-orang Israel keluar dari Mesir, Ia menjanjikan kepada mereka sebuah tanah yang sangat subur dan bahwa segala sesuatu yang ada di tanah tersebut adalah yang terbaik (baca Ul. 8:1-14). Lepas dari fakta bahwa seluruh area yang Tuhan sediakan bagi mereka sebetulnya sudah didiami dan duduki oleh orang-orang Kanaan, Tuhan tetap menyuruh orang-orang Israel untuk menyeberangi sungai Yordan dan merebut tanah Kanaan tersebut. Dari sini saya mulai menyadari bahwa sebetulnya yang memiliki tanah Kanaan tetap bukan bangsa Kanaan melainkan Tuhan sendiri – Ia hanya ‘menitipkannya’ kepada orang-orang Kanaan untuk beberapa waktu lamanya.
Tuhan ingin terjadi take over di negeri ini, dimana orang benar mulai mengambil posisi strategis. Orang percaya mulai hidup dalam kesungguhan kepada Tuhan dan kemurnian hati sehingga bumi kembali dipercayakan kepada gerejaNya yaitu Saudara.
Alasan kenapa anak Tuhan belum diposisikan Tuhan mengambil alih adalah karena kita belum mau mengalami kematian daging. Kita masih senang terus hidup dalam dosa dan kemanusiawian.
Inilah waktunya dengan kematian dan kebangkitan Kristus yang kita rayakan hari ini membawa kita menyeberang dan mengambil alih. Ini waktunya cross over and take over !
Kristus berkata dalam FirmanNya :
Mat 16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
Pastikan mulai sejak hari ini kita memikul salib yaitu mengalami kematian daging. Salibkan daging dengan cara :
1. Mulai mendisiplin diri untuk melakukan perenungan Firman, dengan konsisten maka kita sedang menyalibkan daging beserta hawa nafsunya.
2. Mulai hidup bukan berdasarkan keinginan namun berdasarkan hati nurani yang sudah dibersihkan oleh Darah Yesus.