SPIRIT OF SONSHIP
Pada hari-hari ini banyak sekali kebenaran tentang Pembapaan yg
kita dengar dan pelajari. Kebenaran tersebut sangatlah luar biasa dan sangat
memberikan arah perjalanan destiny kita. Banyak orang yg mulai ikut dalam
kegerakan bapa dan anak ini. Namun sangat disayangkan banyak juga yang berhenti
di tengah jalan. Ada banyak faktor yg menyebabkan sebagian berhenti. Melalui
message ini saya ingin membagikan agar kita tidak memilih jalan yg salah.
Berikut ini beberapa roh keanakan yg harus kita miliki sebagai tanda
pertumbuhan dan kedewasaan kita.
1. MEMILIKI KEBERANIAN KUDUS
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan... (2 Tim
1:7)
Kekasih Tuhan, banyak hubungan dilandasi ketakutan. Sehingga
muncul hubungan yg kaku. Kalau kita memperhatikan seorang anak adalah seorang
yg berani untuk berbicara dengan sang bapa. Berani untuk bertanya. Berani untuk
menyatakan pendapatnya dengan cara yang benar. Berani untuk meminta waktu
kepada sang bapa untuk apa yang akan diceritakan. Berani membuka dirinya secara
jujur kepada sang bapa.
Keberanian yg kudus haruslah ada dalam diri seorang anak.
Keberanian di dalam penghormatan. Keberanian dalam mengambil tanggung jawab.
Keberanian untuk mendekati tanpa maksud yang neko-neko. Keberanian kudus ini berasal
dari Roh Kudus.
Ingat, Allah tidak memberi roh ketakutan melainkan roh yang
membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
Alasan kita tidak berani membuka diri dan bercakap lebih dalam
dengan sang bapa seringkali adalah adanya area negatif, rasa tidak puas dan ego
yang masih dipertahankan atau dikembang biakan. Hal ini tidak boleh berlangsung
terus menerus. Berhentilah dari ketakutan dan mulailah melangkap dalam
keberanian.
2. KEPERCAYAAN
Berjalankah dua orang bersama-sama jika mereka belum berjanji?
(Amos 3:3)
Kepercayaan adalah mutlak dalam sebuah hubungan. Pandangan negatif
akan selalu merusak keharmonisan. Asumsi negatif yg tersimpan akan selalu
membawa keregangan. Ketidak percayaan akan dihasilkan melalui hal-hal tersebut.
Kita harus bisa menanggulangi keraguan yang menyebabkan
ketidakpercayaan. Belajarlah untuk mempercayakan diri kepada seseorang yang
Tuhan tunjuk sebagai pemimpin yang membapai. Tanpa kepercayaan tidak akan bisa
berjalan bersama. Tanpa keterbukaan menceritakan apa yg akan diputuskan
merupakan sebuah bentuk ketidakpercayaan.
Hubungan tanpa kepercayaan sangatlah sulit untuk berjalan bersama.
Seorang anak adalah seorang yang percaya bahwa bapanya akan selalu memberikan
apa yang dibutuhkan dan diperlukan untuk seluruh hidupnya. Seorang anak berani
menyatakan kerinduan atau keinginan sekalipun dia tahu sang bapa tidak selalu
meluluskan semua keinginannya.
Mulailai membangun rasa saling percaya. Tumbuhkanlah itu maka bapa
dan anak dapat berkolaborasi untuk menyelesaikan agenda Tuhan. Seringkali sang
bapa melihat jauh ke depan dan tajam. Bangunlah kepercayaan yang kudus!
3.
MENERIMA PERKATAAN DAN MENYIMPAN
PERINTAH
Hai
anakku, jikalau engkau... Amsal 2:1
Roh keanakan akan membuat seorang anak senantiasa berusaha
mendekati bapanya untuk dapat mendengar perkataannya. Bukan sekedar menerima
namun menyimpannya dalam hati. Seorang anak tidak memiliki penolakan terhadap
perkataan bapanya. Bahkan akan selalu bertanya agar sang bapa terus
berkata-kata kepada dirinya. Memanfaatkan setiap momen dan waktu untuk dapat
mendekat dan mendengar bapanya berbicara.
Roh keanakan inilah yang akan membuat sang anak memiliki frekuensi
yang sama dengan bapanya. Memahami apa yg diharapkan sang bapa. Hal inilah yang
membuat hubungan menjadi semakin kuat. Disatukan karena kebenaran dan pesan
Tuhan yang sama. Disatukan karena kesatuan Roh bukan karena hal yang lainnya.
Kekasih Tuhan, 3 hal
tersebut diatas saya sampaikan agar semua orang yang terhubung dengan saya
mulai menata diri dan melakukan hal tersebut. Selaraskan maka kita akan bisa
terus melangkah menuju INDONESIA BARU. Ketika konsisten kita lakukan maka kita
dapat move as one and act as one.
Terpujilah Tuhan. Imannuel.