Rabu, 30 Maret 2011

TERLIBAT DALAM KEGERAKAN


TERLIBAT DALAM KEGERAKAN
(Matius 15:21-28)

Kita sedang berada dalam zaman yang luar biasa, dimana Tuhan sedang melakukan kegerakan terbesar yang belum pernah ada. Tuhan sedang membangkitkan orang percaya masuk dalam destiniNya dan mengalami kedaulatan kuasaNya. Ini adalah zaman yang tidak biasa.
Tuhan bekerja dengan sangat cepat. Tuhan memakai orang-orang yang memiliki kwalitas seperti yang Dia harapkan. Tuhan membangkitkan siapapun yang mau berjalan bersamaNya. Tuhan membawa orang-orang tersebut mengalami manifestasi Kristus yang semakin nyata.
Masalahnya ada banyak orang ketika membayangkan sebuah kegerakan, langsung muncul sebuah gambaran, orang banyak memuji Tuhan di sebuah stadion, mendengar Firman di sebuah aula besar, ada ribuan atau jutaan orang. Ini hanyalah sebuah ibadah kebangunan rohani.
Kita perlu menyamakan persepsi tentang sebuah kegerakan. Jangan hanya mengkaitkan kegerakan yang Tuhan lakukan hanya dalam tembok gereja. Atau dengan kata lain hanya dalam seremonial ibadah dimana orang menangis, melompat dan merasa sudah diampuni dosanya. Itu hanya bagian yang sangat kecil.
Kegerakan adalah dimana Tuhan bekerja melalui individu atau kelompok, sehingga sebuah kota atau bangsa di pengaruhi oleh pribadi atau kelompok tersebut, sehingga terjadi perubahan yang radikal dimana sekalipun masyarakat tidak menjadi Kristen (orang percaya) namun mereka takut dan gentar kepada Allah yang disembah oleh individu atau kelompok tadi. Perubahan yang terjdi tidak semata mata hanya melulu hal rohani, melainkan berbagai aspek kehidupan yang diubahkan. Mulai dari aspek bisnis dan ekonomi, budaya dan olahraga, politik dan social, militer dan keamanan, dan banyak aspek yang harus diubahkan.
Semua itu bisa terjadi bila Tuhan mendapati seseorang atau kelompok yang mengerti isi hati Tuhan, hidup dalam rencanaNya dan memiliki kehidupan seperti yang Tuhan perintahkan.
Dalam kegerakan, jangan bayangkan semua menjadi pengkhotbah di gereja atau menjadi seorang pendeta. Jangan bayangkan menjadi worship leader. Ada banyak tempat yang Tuhan sediakan untuk kita kerjakan. Jangan hanya memiliki persepsi kita menjadi pemimpinnya. Ingat, ada banyak hal yang kita bisa lakukan bersama Tuhan.
Bahkan hal yang sangat kecil sekalipun ketika dilakukan dalam ketaatan sangat besar pengaruhnya. Jangan selalu memandang yang terlampau tinggi. Berpikirlah sederhana dan lakukan yang Tuhan rindukan dalam ketaatan maka dampak yang dihasilkan akan sangat luar biasa.
Firman Tuhan di dalam Matius 15:21-28 menjelaskan sebuah kisah yang sangat luar biasa, untuk seorang wanita supaya bisa mendapat bagian dalam apa yang Tuhan dapat kerjakan.
Wanita ini dalam kondisi kritis, putri dari wanita ini sedang dalam kondisi kerasukan Setan dan sangat menderita. Wanita ini sangat membutuhkan pertolongan dengan segera. Wanita ini tidak menghendaki sang putri meninggal atau hidup dalam tekanan penderitaan.
Wanita ini datang pada Kristus, namun para murid-murid merintangi, wanita tersebut. Bahkan murid-murid memprovokasi untuk Yesus mengusir wanita ini. Wanita ini dianggap sangat meresahkan sebab ia berteriak-teriak mengganggu acara yang sedang berlangsung. Namun wanita ini terus berharap pada Yesus.
Ternyata Yesus pun menjawab tidak dengan ramah (menurut saya). Yesus berkata bahwa Yesus diutus hanya untuk domba yang hilang dari rumah Israel (bukan untuk perempuan Kanaan). Sebuah pernyataan yang sebenarnya menyakitkan. Mungkin bila terjadi pada kita, kita pasti merespon dengan marah dan berkata: “mau bertobat dan minta tolong saja kok susah amat”. 
Namun wanita ini sangat luar biasa, demi sang putri, ia berkata kembali Tuhan tolonglah aku. Ia seperti tidak perduli dengan pernyataan Yesus yang mendiskreditkannya. Yesus menjawab dengan lebih tajam dan jelas. Yesus mengingatkan wanita ini, bahwa roti hanya diberikan untuk anak bukan untuk anjing-anjing kecil (versi KJV-little dogs). Mengerikan ! Sebuah pernyataan yang bisa membuat orang tersinggung dan marah bahkan kepahitan.
Namun wanita ini sangat luar biasa! Dia berkata pada Yesus, bahwa anjing-anjing kecil juga mendapat roti dari meja anak-anak. Sekalipun tidak mendapat porsi yang besar, wanita ini rela mendapat remah-remah dari meja sang tuan (anak).
Yesus terperanjat dan kagum luar biasa. Ia berkata bahwa wanita ini memiliki iman yang besar. Yesus mulai memuji sang wanita. Yesus bukan hanya sampai memuji, Yesus memberikan otoritas kepada sang wanita. Bahwa mulai dari saat itu, apa yang dirindukan atau diinginkan sang wanita pasti dapat terjadi. Sebuah pelimpahan otoritas terjadi.
Saat itu juga, versi KJV menyatakan jam itu juga sembuhlah putrinya. Wow menakjubkan !!!
Hal ini mengingatkan tentang kondisi gereja. Wanita adalah gambaran gereja, mempelai Kristus. Putri berbicara tentang sebuah generasi. Gereja sedang berduka sebab generasi ini terikat Setan dan sangat menderita oleh roh-roh dunia yang bekerja diantara generasi ini. Inilah masa kritis bagi gereja.
Murid—murid berbicara tentang ahli agama, kalangan rohaniawan atau pendeta yang kadangkala justru merintangi gereja mengalami terobosan Ilahi dan supranatural karena doktrin, kepercayaan atau pengalaman yang mereka pernah jalani.
Wanita ini terus mendesak (berdoa dan melakukan sesuatu) agar terjadi kebangkitan bagi generasi ini. Bahkan dengan rela wanita ini akan melakukan hal-hal yang dianggap remeh (remah-remah) asalkan itu bisa membangkitkan generasi berikutnya.
Bagaimana dengan kita, saudaraku? Maukah kita terlibat dalam kegerakan ini? Mungkin kita bukan jadi tokoh sentralnya. Mungkin kita tidak menjadi pengkhotbah besarnya. Mungkin kita tidak menjadi orang terkenal dan terkemukanya. Mungkin kita hanya bagian kecil yang dilupakan oleh banyak orang. Namun bersediakan kita berkata, sekalipun hanya remah-remah yang bisa saya ambil menjadi bagian saya, saya akan tetap mengerjakannya dengan kasih yang besar kepada Tuhan dan kepada generasi ini.
Kita harus terlibat saudaraku, mari bersama-sama terlibat dalam kegerakan baru yang Tuhan sedang kerjakan. Kebangkitan orang percaya ! Dimana hal kecil yang kita kerjakan dalam ketaatan menghasilkan iman yang besar yang mengguncang dunia.
What is your destiny? Hidupi dan bergeraklah di dalam destiny tersebut. Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar