POLA GEREJA PERJANJIAN BARU 1
Isu paling penting dalam gereja adalah kepemimpinan. Sebab kepemimpinan dalam gereja sangatlah mempengaruhi kehidupan roh dalam gereja tersebut. Kepemimpinan akan membawa jemaat dalam sebuah terobosan rohani atau justeru kematian secara rohani. Semua bergantung kepada kepemimpinan gereja, apakah kepemimpinan tersebut terhubung dengan Tuhan atau hanya menjadi sebuah organisasi social belaka.
Dalam Kisah Musa, kepemimpinan seorang Musa mampu membawa bangsa Israel keluar dari Mesir dan memulai perjalanan menuju ke tanah perjanjian. Namun hanya sampai padang gurun. Diperlukan seorang Yosua untuk membawa bangsa Israel menduduki tanah perjanjian.
Demikian pula dalam Kisah Para Rasul 2, ketika Petrus memimpin rasul yang lain dan jemaat untuk menantikan pencurahan Roh maka mereka mengalami apa yang Yesus janjikan. Bahkan Petrus mulai membawa 120 orang untuk menjadi saksi bagi segala bangsa. Petrus dengan berani langsung memberitakan Firman dan 3000 orang menerima kebenaran. Sejak itu Petrus membawa banyak terobosan dalam membangun jemaat yang ada.
Demikian pula dalam Kisah Para Rasul 19:1-12, Apolos hanya bisa membawa jemaat sampai kepada Baptisan Yohanes. Sehingga jemaat tidak mengalami kemaksimalan pertumbuhan. Ketika Paulus datang dan mulai memimpin murid yang ada maka dalam 2 tahun terjadi terobosan dimana seluru Asia mendengar kebenaran.
Ingatlah posisi kita sebagai pemimpin sangat menentukan arah jemaat. Pemimpin adalah Faktor penentu dalam pertumbuhan rohani jemaat. Pastikan bahwa sebagai pemimpin atau gembala kita dirombak ulangoleh Tuhan sehingga apa yang kita bangun memang atas instruksi Tuhan sendiri.
Faktor yang menentukan pertumbuhan adalah ANUGERAH. Pemimpin harus bisa menjadi anugerah bagi jemaat. 1 Kor 15:10, Paulus menjelaskan yang dia lakukan oleh karena ada anugerah yang dimiliki dan tidak di sia-siakan begitu saja. Melainkan Paulus mempergunakan anugerah tersebut untuk bekerja lebih keras mewujudkan kehendak Tuhan bagi jemaat.
Anugerah adalah wujud dari kebaikan Tuhan yang Dia berikan sebagai respon kepada orang-orang yang selalu haus dan lapar akan Dia dalam bentuk pemberian potensi/kemampuan sehingga orang yang bersangkutan dapat teribat secara aktif dan maksimal untuk mewujudkan kehendak Tuhan di bumi ini.
Anugerah yang kita miliki di mulai dengan Anugerah Keselamatan. Namun banyak orang berhenti hanya sampai anugerah ini. Padahal Tuhan ingin kita terus melanjutkan perjalanan rohani kita sampai Anugerah Hidup untuk Tuhan menjadi bagian kita. Dalam tahap inilah kita menyerahkan dengan sukarela semua yang kita miliki karena kita sadar akan panggilanNya dalam kehidupan kita. Namun jangan berhenti disini. Lanjutkan dengan Anugerah untuk Melayani Sang Raja, dimana semua hanya untuk Raja dan KerajaanNya.
Dalam level inilah kita mulai hidup dalam dimensi Kerajaan. Hal ini bisa terus terjadi dan kita alami bila kita terus menjaga hati kita senantiasa tahir dan haus akan Tuhan. Inilah yang Tuhan inginkan bagi kita sebagai pemimpin. Kita wajib bertumbuh dalam anugerah supaya kita bisa mengalirkan anugerah !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar